Menu

Title

Subtitle

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.

Jenis Tanya Jawab Yang Sering Waktu Wawancara Beasiswa

March 22, 2017
Wawancara beasiswa adalah tahapan superior penting. Istilahnya piala bumi, kamu sungguh masuk stadium final. Tinggal selangkah sedang menuju beasiswa impian! Rang yang mendetail itu tentu bagi awak yang ingin memenangkan beasiswa. Silakan disimak kelima problem umum yang biasa ditanyakan saat wawancara, agar engkau nantinya bisa memberikan tantangan yang paling maksimal:

1. “Ceritakan mengenai dirimu sendiri”

Biasanya pertanyaan ini dilontarkan di prolog wawancara. Beasiswa Unggulan 2017 Kamu sebaiknya membonceng momen ini untuk menafsirkan hal-hal yang bukan kamu cantumkan dalam CV dan essay, yang sekali lalu menunjukkan keunikan diri engkau.

Contoh aja, mungkin kau menjalankan satu blog yang membandingkan target yang ada di foto menu serta makanan aslinya. Atau kalau kamu amat hobi tampil catur & tidak relasi kalah! Intinya, gunakan teknik ini untuk membuat dirimu menonjol dipadankan kandidat lain.

2. “Jelaskan kekuatan serta kelemahan top kamu”

Problem ini memerlukan sedikit teknik dalam menyangkal. Jangan hanya menyebutkan jika kamu adalah seorang tokoh keras dan perfeksionis serupa jawaban, akan tetapi kamu pun harus memaparkan contoh kejadian dimana sampeyan benar-benar menampakkan kemampuan tingkah laku keras sampeyan. Serta ketika dimana sifat perfeksionis engkau menyebabkan hal yang negatif.

Di sini, pewawancara ingin mengamati seberapa muluk kamu mengenal diri seorang diri. Juga, menjadi sedikit jujur saat menafsirkan kelemahan pun tidak apa-apa. Namun, sepatutnya kamu juga ceritakan apa pun saja yang telah kamu lakukan untuk memperbaiki hal tersebut.

3. ”Bagaimana kamu memandang diri sendiri lima tahun dari masa ini? ”

Disini penyelenggara beasiswa ingin mengamati apakah awak sudah mempunyai rencana zaman panjang. Menjadi, daripada cuma menjawab kalau kamu ingin lulus pas waktu & membangun usaha sendiri, bakal lebih elok bila kau bisa menafsirkan sedikit tata acara untuk mencapai visi sampeyan kedepannya.

Misalnya, kamu ingin menjalankan bisnis di sisi pendidikan. Oleh sebab itu dari masa ini, kamu sungguh banyak mengerjakan riset pada bidang tersebut, atau terutama menjadi relawan di sejumlah kegiatan pendidikan.

4. “Ceritakan pengalaman awak melewati tolakan terbesar pada hidup”

Sebaiknya sudah engkau pikirkan matang-matang tantangan kehidupan apa yang paling indah untuk diceritakan di sini. Apakah prestasimu merebut nilai sembilan di maktab adalah objek yang cukup keren? / kamu siap menceritakan hal lainnya menyerupai (amit-amit) memisahkan orang tua yang selalu memusuhi, membantu kawan yang selamanya di-bully, ataupun saat bertembung dengan hamba yang menyia-nyiakan.

5. “Mengapa kami kudu memberikan beasiswanya kepada kau? ”

Waspada. Kamu gak bisa cuma bergantung saat prestasi spekulatif dan wadah kamu di sini. Sebab, karet kandidat lainnya yang sungguh mencapai taraf wawancara dana siswa juga mempunyai prestasi yang tidak kalah hebatnya (atau terlebih lebih hebat).

Jadi, selain kamu siap mengakui jika kandidat yang lain juga setara hebatnya. Engkau bisa berfokus pada hal-hal yang siap kamu lakukan untuk berkontribusi di universitas atau rasam penyelenggara beasiswa. Kamu pula bisa menyampaikan kualitas non akademis yang lain yang awak miliki seperti kegiatan wirausaha atau relawan.

Di Galedu, kamu sanggup menemukan beribu-ribu info beasiswa untuk siswa Indonesia dengan gratis. Semuanya dapat diinginkan berdasarkan komunitas seperti lapisan pendidikan dan lokasi. Menjadi, nantinya kau bisa mencoba beasiswa S1, beasiswa S2, beasiswa dalam negeri, dan dana siswa luar region dengan kian mudah!

Go Back

Comment